ReviewAnime

Review Blue Lock Episode 5

Kontributor: Ronin95
Penyunting: Kikitondo

Jinpachi tidak ingin para pemain di akademi Blue Lock meniru gaya bermain Messi begitu saja karena hal itu tidak akan berhasil mengingat Messi memiliki kemampuan yang unik.

Tren positif makin melekat kepada tim Z, mengingat Tim Z terus bermain dengan baik di lapangan sepak bola dan berhasil memenangkan pertandingan setelah mencetak dua gol berturut-turut. 

Permainan cemerlang Isagi di lapangan tidak hanya membuatnya dihormati oleh rekan-rekannya di asrama, namun peringkatnya juga meningkat dan membuatnya menjadi pemain terbaik di tim Z. Lantas, kejutan apalagi yang dibuat mereka kali ini dalam Blue Lock episode 5? Simak bahasannya disini.

Pada pertandingan Blue Lock Episode sebelumnya

Blue Lock

Yoichi baru saja mengetahui bahwa ia pandai membaca apa yang terjadi di lapangan dan menggunakannya di pertandingan terakhir. Pertandingan kedua dalam turnamen Blue Lock dimulai Tim Z melawan Tim Y. Tim Z memiliki strategi yang terlihat solid secara teori, tetapi Tim Y berhasil membaca strategi tersebut, namun siapa yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di lapangan? Pertarungan antara para spesialis pembaca situasi lapangan, Niko dan Yoichi baru saja dimulai!

Seimbang dan padu

Setelah Gagamaru membalikkan tendangan melenceng Isagi menjadi gol brilian, skor tim Y dan Z akhirnya menjadi 1-1. Meskipun Isagi kini menyadari bahwa permainan tim Y dikuasai oleh Nico, namun sang ahli strategi dari tim lawan tetap tidak terganggu. Nico mengaku masih lebih baik dari Isagi dan pada akhirnya akan memenangkan pertandingan untuk timnya. Saat pertandingan mencapai menit-menit akhir, secara mengejutkan terjadi perubahan dalam permainan tim Y. Selama ini tim tersebut sangat defensif dan menghindari permainan menyerang.

Blue Lock

Inilah yang terjadi di lapangan sekarang bahwa pertandingan maut melawan Tim Y terus berlanjut. Begitu pula dengan adu kontrol bola Nico dan Yoichi. Pemain berikutnya yang mencuri perhatian di Tim Z adalah Naruhaya. Kemampuannya untuk berada di belakang garis pertahanan, hanya saja Tim Y terlalu handal untuk membiarkan hal itu terjadi dan mereka berhasil mencuri bola. 

Baca juga  Review Anime C – The Money of the Soul and Possibility Control

Namun, dengan waktu yang hampir habis, seluruh tim mengalihkan perhatian mereka untuk mencetak gol penentu pertandingan. Mereka tiba-tiba meningkatkan tekanan pada pertahanan tim Z dengan menyerang gawang dan mengejutkan lawan. Yoichi mengikuti setiap langkah Niko, dia tidak akan melarikan diri. Niko menggunakan kesempatan yang begitu dekat dengan sang tokoh utama ini untuk memberi tahu kita tentang kemampuannya. 

Sama seperti Yoichi, dia adalah pengamat yang sangat baik dan mengetahui segala sesuatu yang terjadi di lapangan, yang memungkinkannya untuk memegang kendali penuh atas lapangan, atau tidak? Tetapi jangan khawatir, hanya ada sedikit waktu yang tersisa dan Tim Y mulai beraksi, langkah terakhir mereka untuk memecah kebuntuan. Okawa mengambil bola dan berlari ke arah sasaran, semua anggota Tim Y mengikutinya juga hingga mereka sedang menjalankan pertunjukan yang epik di lapangan ini.

Arah angin mulai berbalik

Blue Lock

Yoichi tidak akan membiarkan hal itu terjadi, kemampuan supernya muncul dan mendeteksi gawang sampai ke dalam gawang. Yoichi memberi Niko sedikit gambaran tentang Barou dan berkata, “Kamu tidak memiliki kemampuan untuk menjadi seorang striker!” Disaat bersamaan, Isagi dan rekan-rekan setimnya tidak menyangka hal tersebut akan terjadi dan tampaknya kekalahan tidak dapat dihindari lagi. Namun, dengan menggunakan intuisinya, Isagi berhasil memotong bola pada saat yang tepat di dalam kotak penalti.

Blue Lock

Tim Z merebut bola kembali, waktu terus berjalan, hanya beberapa detik sebelum pertandingan berakhir hingga Kunigami menguasai bola dan mengopernya ke Bachira. Bachira yang memiliki kemampuan khusus berupa radar untuk memperkirakan gerakan Yoichi. Dia pun mengoper bola ke Yoichi yang berpindah tempat di depan gawang secara mendadak. 

Blue Lock

Akhirnya, gol tercipta untuk tim Z di detik-detik terakhir. Mereka menang dengan skor 2-1 hingga tim Y dinyatakan kalah. Yoichi terlalu sibuk untuk merayakannya. Di lapangan, para mantan pemain dari tim Y menatapnya dengan amarah. Dia berjalan melintasi lapangan, hanya membuat Niko terkapar di tanah, kalah. Ini adalah kekalahan terbesar baginya.

Blue Lock

Kita coba telaah pertandingan kali ini, jika dilihat bagaimana tim Z melakukan serangan balik, tim Y dibuat kebingungan karena sebagian besar pemain mereka berada di separuh lapangan lainnya untuk mencoba melakukan serangan di menit-menit terakhir. Saat keadaan berbalik, Yoichi Isagi akhirnya berhasil mencetak gol kemenangan dan menyelamatkan seluruh timnya dari eliminasi. Meskipun dia mengakhiri mimpi 11 pemain dari tim sebelah untuk mewakili Jepang, dia merasakan kebahagiaan yang luar biasa yang tidak dapat dia pahami sepenuhnya. 

Baca juga  Eksplorasi Film The Boy and The Heron: Apakah Benar Menandai Akhir Hayao Miyazaki di Studio Ghibli?

Setelah pertandingan, mereka berbagi makanan masing-masing. Gagamaru bertanya kepada Yoichi bagaimana bisa ia mengetahui jika bola akan mengarah ke gawangnya. Tentu saja, Yoichi tidak tahu, dia hanya mengandalkan insting pada saat itu. Dia hanya berpikir bahwa bola itu akan jatuh di sana.

Ekspektasi Jinpachi

Blue Lock

Keesokan harinya, Jinpachi melakukan konferensi video dengan tim Z dan mendiskusikan beberapa hal penting. Dalam konferensi video setelah kemenangan tim Z atas tim Y, Jinpachi mendiskusikan posisi saat ini dari tim yang berlainan. Setelah mengetahui bahwa Isagi dan timnya akan memainkan pertandingan yang harus dimenangkan melawan tim W mendatang, ia mengalihkan perhatiannya untuk membahas hal-hal lain dalam permainan dengan para penyerang. 

Pada pertemuan sebelumnya, dia menekankan pentingnya menemukan keahlian unik seseorang dan kemudian mengasahnya. Para pemain merespons dengan baik dengan mencari tahu apa kekuatan mereka di lapangan dan kemudian menggunakannya untuk keunggulan mereka.

Sayangnya, hal itu tidaklah cukup menurut Jinpachi yang kini ingin mereka mengasah kemampuan mereka dan mengembangkannya. Hal tersebut akan menjadi langkah pertama untuk membuat kemampuan mereka lebih menonjol dan membangun dominasi di atas lapangan. Ia memberikan contoh penyerang Argentina yaitu Lionel Messi, yang memiliki kemampuan unik dalam menggiring bola dengan anggun dan cepat, serta seberapa cepat ia mengayunkan kakinya saat melakukan tendangan kaki kiri. Dalam aspek-aspek tersebut, Messi tidak terkalahkan dan merupakan pemain terbaik di seluruh dunia tanpa keraguan sedikit pun.

Mengenai kemampuan Messi yang Jinpachi sebutkan

Untuk pembaca yang awam tentang sepakbola maupun yang mengikuti sepakbola, sudah tidak asing dengan nama Lionel Messi. Masih ingat ketika Liga Champions edisi 2018/2019 kala pertandingan semifinal mempertemukan Barcelona vs Liverpool? Pada momen itu, Lionel Messi menjadi pusat perbincangan publik sepak bola dunia. Perkaranya sederhana, yakni dua gol ke gawang Liverpool, pada Leg 1 Babak Semifinal Liga Champions 2018-2019, di Estadio Camp Nou.

Baca juga  10 FAKTA MENARIK OSHI NO KO YANG HARUS KAMU TAHU

Ketika itu Messi masih jadi bagian dari Barcelona. Satu di antara dua gol Lionel Messi memantik kekaguman banyak orang tentang kekuatan kaki kiri ikon Barcelona tersebut. Faktanya, sepanjang karier Lionel Messi bersama Barcelona, kaki kiri menjadi kekuatan utamanya.

Review Blue Lock Episode 5 - Otaku Mobileague

Menjadi sosok yang begitu kuat dengan tendangan kaki kirinya, membuat Lionel Messi digadang-gadangkan sebagai penyerang Barcelona dengan serangan kaki kiri terbaik. Menariknya, kehebatan kaki kiri Messi menjadi tantangan tersendiri bagi para lawannya.  Tak heran jika setiap kali beraksi, sang penjaga Lionel Messi selalu berusaha mencegah aksi si kaki kiri. Apalagi jika sudah mulai mencari celah menembak, lawan bakal semakin waspada. 

Tidak heran juga pada musim 2018/2019 Messi malah membuat rekor sendiri berhasil menjadi top skorer La Liga Spanyol dengan koleksi 25 gol. Hebatnya, kaki kiri Sang Messiah sanggup menceploskan 21 gol, dan empat gol via kaki kanan. Dalam catatan sejarah, performa Messi menjadi pencapaian yang sangat luar biasa. Hal itu sekaligus membuktikan kemampuan super ketika menguasai lapangan.

Itulah kenapa Jinpachi tidak ingin para pemain di akademi Blue Lock meniru gaya bermain Messi begitu saja karena hal itu tidak akan berhasil mengingat Messi memiliki kemampuan yang unik. Namun, dia mengharapkan mereka belajar dari sosok Messi untuk melatih bakat mereka sendiri dan menjadikannya yang terbaik dalam usaha ini. Itulah satu-satunya jalan yang dapat membantu mereka menjadi penyerang terhebat di dunia yang jadi harapan Jinpachi mereka mampu melebihi Messi kelak.

Blue Lock Episode 5 kali ini menurut saya….

Banyak hal yang harus tim Isagi dan rekannya untuk memahami taktik serangan balik untuk membuat tim mereka unggul dalam mengejar ketertinggalan skor. Insting Isagi yang mampu dimanfaatkan dengan baik mengubah keadaan mereka.

Apalagi sosok Messi tidak tanggung-tanggung menjadi bahan motivasi dari Jinpachi di episode Blue Lock kali ini, agar selalu mengasah kemampuan mengolah bola menjadi peluang. Ya sudah jelas skor 9.2/10 saya berikan untuk episode kali ini.

Jangan lupa tonton sub Indo legal disini!

Mengenai kemampuan Messi

(Visited 87 times, 1 visits today)

Kikitondo

Editor Mobileague dan Penulis spesialisasi artikel VTuber Corner, Penyunting Artikel Umum. Lulusan Penonton Anime, Holofans, tapi suka VTuber secara umum.